Pengertian Object dan Class Pada Object Oriented Programing

Posted by Seto Elkahfi on Thursday, February 14, 2013

Pengertian Object dan Class - Sebelum saya memposting tentang pembahasan OOP terlalu jauh ke dalam poin-poin penting dari sebuah konsep OOP, pemahaman dasar tentang komponen-komponen objek dan kelas mutlak diperlukan. Karena dalam memahami paradigma pemrogarman Object-oriented, kita harus sepenuhnya memahami perbedaan object dan class, atau dalam bahasa Indonesia menjadi perbedaan objek dan kelas. Dua hal yang kadang di anggap sama bagi yang baru memulai terjun ke dalam dunia OOP. 

Mengenal Perbedaan Antara Object dan Class

Kata yang sudah sering saya dengar, saya yakin yang suka programing juga sering dengar. Langsung sajalah, ada kebingungan dalam OOP: pengembang berpengalaman mulai berbicara tentang objek dan kelas, dan kedua hal itu tampaknya hal yang dapat saling dipertukarkan. Sebenarnya dua hal ini adalah dua entitas yang berbeda, meskipun perbedaannya dapat sulit untuk kita pelajari pada awalnya.

Class dan Object

Pengertian Object dan Class Pada Object Oriented Programing
Kelas A, misalnya, adalah seperti cetak biru untuk sebuah rumah. Kelas A ini mendefinisikan bentuk dan ukuran rumah di atas kertas, dengan hubungan antara bagian yang berbeda dari rumah sangat jelas dan direncanakan dengan detail, meskipun rumah itu sendiri belum ada. Sebuah objek, kemudian, adalah seperti rumah yang sebenarnya dibangun sesuai cetak biru itu. Data yang disimpan dalam objek adalah seperti kayu, kabel, dan beton yang membentuk rumah itu -tanpa dipasang dan dirangkai sedemikian rupa sesuai cetak biru (kelas A)- semua hanyalah tumpukan barang material. Namun, ketika itu semua digabungkan bersama-sama, menjadi terorganisasi, jadilah sebuah rumah.

Apa Itu Kelas?

Kelas membentuk struktur data dan tindakan yang dapat diambil agar informasi tersebut dapat digunakan untuk membangun objek. Lebih dari satu objek dapat dibangun dari kelas yang sama pada saat yang sama, masing-masing independen dari yang lain.

Melanjutkan analogi konstruksi rumah di atas, mirip dengan cara sebuah sub divisi kontraktor yang seluruh bangunannya dapat dibangun dari cetak biru yang sama: 150 rumah yang berbeda yang semua terlihat sama namun memiliki keluarga yang berbeda dan dekorasi didalamnya juga berbeda.

Struktur Sebuah Class

Sintaks untuk membuat kelas adalah cukup sederhana: mendeklarasikan kelas dengan menggunakan kata kunci Class, diikuti dengan nama kelas dan satu set kurung kurawal ({}):
<?php

class MyClass  {

// Properti Kelas

// dan metode di sini

}

?>

Setelah membuat kelas, kelas baru dapat dipakai dan disimpan dalam variabel menggunakan kata kunci baru:


<?php
$obj = MyClass baru;
// Untuk melihat isi kelas, gunakan var_dump ():

var_dump ($ obj);

Cobalah proses ini dengan meletakkan semua kode sebelumnya dalam sebuah file baru bernama test.php dalam folder latihan di dalam document root server Anda. Bagi yang belum paham tentang cara menginstal server localhost bisa di baca artikel saya sebelumnya.
Dalam bentuk yang paling sederhana, Anda baru saja menyelesaikan script OOP pertama Anda.

Mendefinisikan Properti Kelas

Untuk menambahkan data ke dalam sebuah kelas, dalam hal ini disebut ‘properti’, atau variabel kelas khusus digunakan. Variabel ini bekerja persis seperti variabel biasa, kecuali keterikatan variabel ini untuk objek dan karena itu hanya dapat diakses menggunakan objek.
Untuk menambahkan properti ke MyClass, tambahkan kode berikut ini:


<?php
Class MyClass {
      public $prop1 = "Saya adalah properti kelas!";
}
$ obj = MyClass baru;
var_dump ($ obj);
?>



Selanjutnya, properti atau variabel menggunakan sintaks standar, dan nilai awal di inisialisasi (meskipun properti kelas tidak memerlukan nilai awal).
Untuk membaca properti dan melakukan output ke browser, referensikan objek dari properti yang akan dibaca:

echo $obj->prop1;
Karena beberapa contoh dari sebuah kelas bisa saja telah ada sebelumnya, jika objek tidak direferensi sebelumnya, script tidak akan mampu untuk menentukan objek yang mana yang sedang dipakai. Penggunaan panah (->) adalah sebuah simbol dalam OOP yang berfungsi untuk membangun dan mengakses method atau property yang terkandung dalam sebuah objek yang diberikan. Modifikasi script di test.php untuk dapat melihat penggunaan properti:
<?php
class MyClass {
     public $prop1 = "I'm a class property!";
}
$obj = new MyClass;
echo $obj->prop1;
?>
Judul: Pengertian Object dan Class Pada Object Oriented Programing
Rating: 100% based on 9998 ratings. 9 user reviews.
Ditulis Oleh Seto Elkahfi

Terimakasih atas kunjungan beserta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan Saran dapat Anda sampaikan melalui Kotak komentar dibawah ini.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar :)