Showing posts with label Pemrograman-Komputer. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman-Komputer. Show all posts

Contoh Program C++ Sederhana - Konversi Suhu Dengan Cpp

Posted by resrsr on Friday, December 7, 2012

Konversi Suhu Dengan Cpp - Seperti diketahui, dalam sistem pengukuran suhu kita mengenal ada empat skala suhu yang diakui. Keempat skala suhu tersebut adalah skala Celcius, skala Reamur, skala Fahrenheit dan skala Calvin. Menjadi sebuah masalah saat kita harus mengkonversi sebuah nilai suhu dari skala suhu yang satu ke nilai skala yang lain. Hal ini dikarenakan setiap skala suhu menggunakan standar masing-masing. Pada kesempatan kali ini, Materi Informatika akan berbagi program mengenai konversi suhu.

Tutorial Konversi Suhu Dengan C++

Kita masih menggunakan C++ sebagai bahan latihan membuat program konversi suhu ini. Program ini berguna untuk mengkonversi suhu dari celcius, fahrenheit, kelvin, reamur dan berkebalikan satu sama lain. Program ini menggunakan preprocessor iomanip agar dapat memanfaatkan fungsi setw dari C++.

Mari kita mulai tutorial kali ini, berikut ini listing program konversi suhu.

/*Mengkonversi suhu dari celcius ke fahrenheit,
celcius ke kelvin dan celcius ke reamur.
Demikian sebaliknya bergantian.
*/

#include <iostream>
#include <iomanip>
using namespace std;
main()
{
      double C, F, K, R;
      char ascii, jwb;
      int pil;
     
      do{
      system("cls");
   
    cout <<setw(50)<<"MENU PILIHAN KONVERSI SUHU"<<endl;
    cout <<setw(24);  //setw berada di library iomanip
    for(int h=1; h<29; h++)
    {
            cout<<(char)205;
    }
   
   
    cout <<"\n"<<endl;
    cout <<" 1. Celcius ke Suhu Lainnya"<<endl;
    cout <<" 2. Fahrenheit ke suhu lainnya"<<endl;
    cout <<" 3. Kelvin ke suhu lainnya"<<endl;
    cout <<" 4. Reamur ke suhu lainnya\n"<<endl;
    cout <<"Pilihan "<<(char)123<<" 1 - 4 "<<(char)125<<" : ";
    cin >> pil;
    cout<<"\n"<<endl;
   
   
    switch(pil)
    {
      case 1 :
           cout <<"Besar Suhu "<<(char)248<<"C : ";
           cin >> C;
          
           cout<<endl;
          
           F = (C*1.8)+32;
           K = C+273.15;
           R = C*0.8;
          
           cout <<C<<(char)248<<"C : "<<F<<(char)248<<"F"<<endl;
           cout <<C<<(char)248<<"C : "<<K<<(char)248<<"K"<<endl;
           cout <<C<<(char)248<<"C : "<<R<<(char)248<<"R"<<endl;
           break;
          
      case 2 :
           cout <<"Besar Suhu "<<(char)248<<"F : ";
           cin >> F;
          
           cout<<endl;
          
           C = (F-32)/1.8;
           K = (F+459.67)/1.8;
           R = (F-32)/2.25;
          
           cout <<F<<(char)248<<"F : "<<C<<(char)248<<"C"<<endl;
           cout <<F<<(char)248<<"F : "<<K<<(char)248<<"K"<<endl;
           cout <<F<<(char)248<<"F : "<<R<<(char)248<<"R"<<endl;
           break;
          
      case 3 :
           cout <<"Besar Suhu "<<(char)248<<"K : ";
           cin >> K;
          
           cout<<endl;
          
           C = (K-273.15);
           F = (K*1.8)-459.67;
           R = (K-273.15)*0.8;
          
           cout <<K<<(char)248<<"K : "<<C<<(char)248<<"C"<<endl;
           cout <<K<<(char)248<<"K : "<<F<<(char)248<<"F"<<endl;
           cout <<K<<(char)248<<"K : "<<R<<(char)248<<"R"<<endl;
           break;
     
      case 4 :
           cout <<"Besar Suhu "<<(char)248<<"R : ";
           cin >> R;
          
           cout<<endl;
          
           C = R/0.8;
           F = R*2.25+32;
           K = R/0.8+273.15;
          
           cout <<R<<(char)248<<"R : "<<C<<(char)248<<"C"<<endl;
           cout <<R<<(char)248<<"R : "<<F<<(char)248<<"F"<<endl;
           cout <<R<<(char)248<<"R : "<<K<<(char)248<<"K"<<endl;
           break;
     
      default :
              cout <<"Program tidak dapat di lanjutkan"<<endl;
    }
   
    cout<<endl;
   
    cout<<"Ingin konversi temperatur lagi? (Y/T) : ";
    cin >> jwb;
    }
    while(jwb == 'Y' || jwb == 'y');
    system("pause");
}

Hasil Contoh Program C++ Konversi Suhu

Ketikkan program di atas pada IDE C++ kesayangan Anda. Jika tidak ada error terhadap program pada saat di compile, maka program bisa berjalan. Jika Kode Program di atas kita jalankan, maka hasilnya seperti screenshot dibawah ini:

Contoh Program C++ Sederhana - Konversi Suhu Dengan Cpp
 
Demikian tutortial Cpp kali ini dari Materi Informatika, semoga bermanfaat.
More about → Contoh Program C++ Sederhana - Konversi Suhu Dengan Cpp

Contoh Program C++ Sederhana - Menentukan Nilai Akhir Dengan C++

Posted by resrsr on Wednesday, November 28, 2012

Menentukan Nilai Akhir Dengan C++ - Menentukan nilai akhir pada sebuah mata kuliah di universitas memerlukan perhitungan-perhitungan khusus. Perhitungan-perhitungan ini berbeda ketentuannya tergantung dari kebijakan institusi pendidikan yang bersangkutan. Nilai akhir ini nantinya akan menjadi hasil akhir dari seorang mahasiswa untuk mata kuliah tertentu pada satu semester. 

Menentukan Nilai Akhir Dengan Program C++ 

Untuk kesempatan menulis kali ini, Materi Informatika akan membahas mengenai perhitungan aritmatika. Untuk studi kasus yang diangkat pada postingan ini adalah bagaimana menghitung sebuah nilai akhir dari seorang mahasiswa. Seperti disinggung sebelumnya, perhitungan nilai akhir ini berbeda-beda tergantung dari institusi mana mahasiswa belajar. Namun untuk kasus kali ini, rumus yang digunakan untuk menentukan Nilai Akhir adalah :

NA = (2*TUGAS + 3*UTS + 5*UAS)/10

Contoh Program Menentukan Nilai Akhir Dengan C++ 

Bagaimana pengimplementasian algoritma di atas ke dalam listing C++?. Untuk menerapkan logika di atas, kita bisa menggunakan bermacam bahasa pemrograman. Namun untuk kali ini, kita akan belajar membuatnya menggunakan bahasa pemrograman C++. Walaupun tidak cukup terkenal (karena kurangnya publikasi) namun penggunaanya sangat penting dalam pengembangn Teknologi Informasi.
Berikut hasil akhir dari contoh program nilai akhir menggunakan C++, sila disimak:
/*
Menentukan Nilai Akhir (NA)
dengan bahasa C/C++
*/

#include <iostream.h>

using namespace std;

main()
{
    int NA, tugas, mid, akhir;

    cout << "Nilai Tugas : ";
    cin >> tugas;

    cout << "Nilai MID : ";
    cin >> mid;
   
    cout << "Nilai UAS : ";
    cin >> akhir;

    NA = ((2*tugas)+(3*mid)+(5*akhir))/10;

    cout<< "\nNilai Akhir Anda : "
}

Hasil Contoh Program C++ Menentukan nilai akhir

Jika Anda mengikuti tutorial-tutorial dari Materi Informatika, pasti sering ada screen-shoot untuk produk-produk tertentu. Berikut hasil output pada layar hitam saat Anda menjalankan aplikasinya tersebut.
More about → Contoh Program C++ Sederhana - Menentukan Nilai Akhir Dengan C++

Pemograman C++ Dasar - Struktur Program

Posted by resrsr on Monday, December 26, 2011

Pemograman C++ Dasar - Mempelajari bahasa pemrograman C++ memang dibutuhkan waktu dan proses yang relatif berdasarkan tingkatan pengalamanya. Namun rata-rata tidak perlu waktu lama untuk mempelajari bahasa pemrograman yang cukup populer ini. Untuk itu mari kita belajar dasar pemrograman C++.

Srtruktur Program Bahasa C++

Secara umum, sebuah program C++ akan terdiri dari file header dan sebuah fungsi main(). Ini adalah sebuah standar program C++ yang paling sederhana. Perhatikan listing program berikut ini:
#include  file header
main ()
{

Statement;

}

File Header Pemrograman C++

  • File header berisi prototype (judul, nama dan sintak)sekumpulan fungsi tertentu (akan disimpan di file pustaka/ file library dengan executable .LIB)
  • Inisial: prototype dari fungsi-fungsi pustaka.; printf ( ) dan scanf ( ) terdapat di file header stdio.h
  • Penulisan file header
#include <stdio.h>
//Atau
#include "stdio.h"

Berikut ini contoh program C++ yang sederhana:
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
main() { 
   cout <<"Hello world";
   getch();
}


Setelah dicompile dan dirun, hasilnya adalah muncul pada layar

Hello World.

Operasi Input Output Pemrograman C+++

Untuk operasi input dan output pada C menggunakan header file:
  • stdio.h (standard input output header)
  • conio.h (console input / output )
  • iostream.h (input / ouput stream)
File header untuk proses input adalah stdio.h dan conio.h. Fungsi input / output yang sering digunakan :
  • stdio.h : printf, scanf, gets, puts, getchar, putchar, fgets, fputs
  • conio.h : getchar, getch, getche , clrscr 
  • iostream.h : cout , cin.
Untuk menerima input karakter kita menggunakan fungsi getch, getchar dan getche.  Anda bisa juga menggunakan fungsi scanf.
Apa perbedaan getch, getchar dan getche ?
  • getch : input karakter tidak terlihat, tanpa <enter> 
  • getchar : input karakter terlihat, perlu <enter> 
  • getche :  input karakter terlihat, tanpa <enter>  
Untuk menghapus semua tampilan di layar dapat menggunakan fungsi clrscr()

Menggunakan fungsi printf() / scanf()

Kode Format :
  • %c :Karakter
  • %s :String
  • %d :Integer
  • %i :Integer
  • %u :Integer tak bertanda (bilangan positif)
  • %x :Nilai hexadesimal
  • %o :Nilai Oktal
  • %f :Bilangan Real/Pecahan
  • %e :Notasi scientific
  • %li :Long Integer

Tipe Data Pemrograman C++

Berikut ini tipe data yang ada dalam C++ :
  1. Tipe data bilangan bulat:
    - char - int (integer) - short (short integer) - long (long integer) 
  2. Tipe data bilangan real:
    - float (real) - double (real double) - long double Selain itu terdapat juga tipe data unsigned 
  3. Tipe data bilangan bulat:
    - unsigned char - unsigned int (integer) - unsigned short (short integer) - unsigned long (long integer) Tipe data bilangan bulat mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe data unsigned tidak mengenal bilangan negatif (nilainya selalu posisif).
Contoh 1.

#include "iostream.h"
#include "conio.h" 
#include "stdio.h" 
main() { 
   char nim[8],nama[25],alamat[35]; 

   printf("input nim mahasiswa \n");
   scanf("%s",&nim); 
   printf("input nama mahasiswa \n");
   scanf("%s",&nama); 
   printf("input alamat mahasiswa \n");
   scanf("%s",&alamat); 
   clrscr(); 
   printf("data mahasiswa \n");
   printf("nim :%s",nim);
   printf("nama :%s",nama);
   printf("alamat :%s",alamat); 
   getch(); 
}

Operasi Aritmatika Pemrograman C++

Operator ini digunakan untuk perhitungan dasar aritmatika. Operator ini antara lain:

  • Perkalian 2*3
  • Pembagian  7/2
  • Modulo 7%2
  • Penjumlahan  5+4
  • Pengurangan 5-4


Contoh 2.
#include
#include 

main() { 
   int a=10,b=5; 
   clrscr(); 
   print("Nilai A f= %d",a); 
   printf("\nNilai ++A = %d",++a); 
   printf("\nNilai A++ = %d",a++); 
   printf("\nNilai B = %d",b); 
   printf("\nNilai A = %d",a); 
   printf("\nNilai --B = %d",--b); 
   printf("\nNilai B = %d",b); 
   printf("\nNilai B-- = %d",b--); 
   getch(); 
}

Demikian tutorial tentang pemrograman dasar CPP, tetep disimak ya untuk tutorial selanjutnya ;)
More about → Pemograman C++ Dasar - Struktur Program

IF - Pemrograman Dasar C++

Posted by resrsr on Monday, December 12, 2011

Pemrograman Dasar C++ - CPP merupakan bahasa yang dikembangkan dari bahasa C yang dibangun oleh Dennis Ritchie. Bahasa C sendiri adalah sebuah terobosan di dunia komputerisasi, yang pada akhirnya nanti akan melahirkan era baru di dunia software engineering dengan kemunculan Windows, Mac OS, dan juga anaknya, Linux.
IF - Pemrograman Dasar C++

Statement IF - Pemrograman Dasar C++

Seperti halnya Pascal, dalam C++ IF juga digunakan untuk menyatakan pernyataan kondisional (bersyarat). Sintaks sederhana C++ IF adalah:
if (kondisi)

statement;
Statement pada sintaks di atas akan dilakukan jika kondisinya bernilai TRUE (tidak sama dengan nol). Apabila statement yang akan dilakukan lebih dari satu, maka sintaksnya menjadi
if (kondisi)

{ 

statement1;
statetement2;


..}
Contoh sederhana penggunaan IF adalah untuk menentukan boleh tidaknya seseorang melihat film bioskop. Seseorang diperbolehkan menonton jika usianya 17 tahun ke atas. Berikut ini program C++ nya:
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

clrsc();
void main()
{

   int usia;

   cout << "Berapa usia Anda :"; 
   cin >> usia;


   if (usia < 17)
      cout << "Anda tidak boleh menonton bioskop";
}

Statement IF juga dapat ditambahkan ELSE sebagai konsekuensi alternatif jika kondisi tidak dipenuhi (FALSE). Sintaksnya:
if (kondisi)
{
   statement1;
   statement2;
}
else
{
   statement2;
   statement1;
}
Anda dapat modifikasi program C++ untuk menentukan boleh tidaknya seseorang menonton bioskop seperti di bawah ini:
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

void main()
{
   int usia;
   
   clrscr();
   cout<<"Berapa usia Anda :" 
   cin >> usia;
   if (usia < 17)
      cout << Anda tidak boleh mmenonton bioskop;
   else 
      cout << Anda boleh menonton bioskop;
}

Untuk menyatakan kondisi (syarat) yang akan dicek pada IF, Anda dapat menggunakan operator logika dan operator relasional seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Perhatikan contoh di bawah ini!
if ((a >= 2) && (b == 3))
{

// Statement jika kondisi benar

}
Jangan Anda tuliskan
if (a >= 2) && (b == 3)
{

   //Statement

}

//atau

if ((a >= 2) && (b = 3))
{

   //Statement

}

Perintah b = 3 merupakan assignment bukan relasional. Catatan penting: C++ selalu memperlakukan nilai tidak sama dengan nol sebagai TRUE dan nilai nol sama dengan FALSE. Oleh karena itu, dua perintah di bawah ini adalah identik.
if (bil % 2 != 0)
   cout << Bilangan ganjil;

// sama dengan

if (bil % 2)
   cout << Bilangan ganjil;


Bentuk Statement IF Yang Lain - Pemrograman Dasar C++

Selain itu, IF juga dapat berbentuk seperti di bawah ini.
if (kondisi1)
   statement1;
else if (kondisi2)
   statement2;
else if (kondisi3)
   statement3;
// dan else if seterusnya..........
else
   statement;

Demikian tutorial dasar CPP tentang statement IF, semoga bermanfaat dan tunggu tutorial selanjutnya :D
More about → IF - Pemrograman Dasar C++