Shell UNIX dan Sejarahnya

Posted by Seto Elkahfi on Thursday, January 12, 2012

Shell UNIX dan Sejarahnya - UNIX adalah nama sebuah system operasi yang asal mulanya di kembangkan pada laboratorium Bell, AT&T. Sistem operasi adalah perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengendalikan operasi dasar system komputer. Operating sistem yang paling banyak digunakan saat ini adalah Windows OS dari Microsoft Corporation.
ken thomson Shell UNIX dan Sejarahnya

UNIX Operating System

UNIX terdiri atas sejumlah program (daftar instruksi untuk memperoleh hasil tertentu) yang di rancang untuk mengontrol interaksi antara fungsi-fungsi pada mesin yang beraras rendah dengan program aplikasi. Tugas dari system operasi diantaranya:
  1. Melakukan fungsi manajemen system berkas.
  2. Mengendalikan berbagai sumber pada system seperti disk dan printer. 
  3. Mengatur sejumlah pemakai yang menggunakan system bersamaan. 
  4. Membentuk penjadwalan proses-proses di dalam system.    

Kelebihan dan Fitur dari UNIX Operating System

Sistem operasi UNIX mempunyai beberapa fitur dan kelebihan, mari kita bahas satu persatu.

A. Multi User pada UNIX Operating System


Multiuser berarti sejumlah orang (pemakai) dapat menggunakan system secara bersamaan dan berbagi sumber (disk, printer dan sebagainya). UNIX mendukung keperluan seperti ini. Keuntungan dengan adanya sifat multiuser:
  • Penghematan perangkat keras. Sebab perangkat keras (misalnya printer, disk) dapat dipakai oleh orang banyak . 
  • Data dapat diakses oleh orang banyak secara serentak. Ini berarti tidak ada penduplikasian data. Selain itu konsistensi data lebih terjamin.    

B. Portabilitas UNIX Operating System

Sistem unix mudah di adaptasikan ke system komputer yang lain. Sifat portabilitas ini membawa UNIX dapat dipakai pada berbagai jenis komputer. Kini UNIX telah menyebar pada pelbagai jenis system, dari notebook, mikrokomputer (PC), hingga mainframe. Perusahaan-perusahaan komputer yang besar seperti IBM sun Microsystems juga mengeluarkan komputer yang berbasis UNIX. 
Bagi pemakai, hal seperti ini sangatlah menguntungkan. Mengapa menguntungkan? Sebab portabilitas berarti ketidak bergantungan pada suatu perangkat keras. Ini berarti pemakai tidak perlu terpaku pada satu vendor. Untuk beralih dari suatu system UNIX ke system UNIX lainnya dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini tidak hanya terbatas pada sistemnya saja, melainkan juga pada aplikasinya. 
Program aplikasi yang berjalan pada suatu sistem UNIX dapat di pindahkan ke system UNIX lainnya, dengan jalan mentransfer program sumber dan kemudian melakukan kompilasi lagi pada sistem UNIX yang baru. Bahkan beberapa aplikasi bersifat kompatibel dalam bentuk obyek, sehingga tidak diperlukan proses kompilasi.   

C. Multitasking pada UNIX Operating System

Seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal. Pekerjaan-pekerjaan yangtidak memerlukan interaksi dari pemakai (seperti melakukan pengurutan data dan pengecekan kosakata) bisa dilaksanakan di latar belakang. 
Pemrosesan ini memungkinkan saat suatu pekerjaaan sedang dilaksanakan oleh system, pemakai dapa tmelakukan tugas-tugas yang lain.   Kemampuan sistem operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan beberapa tugas pada saat bersamaan biasa dinamakan multitasking.

Shell Unix Sebagai Intrepreter OS

Shell UNIX menjadi jembatan antara pemakai dan system. Ia bertindak sebagai penerjemah perintah yang sangat bermanfaat bagi pemakai. Kemampuan shell mencakup dua hal :  

Modus interaktif

Pada mode interaktif, pemakai dapat memberikan perintah dan kemudian shell akan mengerjakan perintah yang di berikan. Hal ini dapat diulang-ulang, sebab begitu shell menjalankan perintah, shell akan menunggu pemakai memberikan perintah kembali. 

Modus pemrograman

Pada modus pemrograman,pemakai dapat menyusun suatu program yang berupa sejumlah perintah yang biasa disebut skrip shell. Selanjutnya, shell akan mengerjakan perintah-perintah tersebut secara berurutan. Hal seperti ini sangat bermanfaat untuk menangani pekerjaan yang bersifat rutin. Pada modus ini pemakai dapat membuat suatu prototype suatu kegiatan tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman seperti C. 

Baik pada mode interaktif maupun pemrograman, pemakai dapat dengan mudah mengarahkan keluaran-keluaran perintah yang normalnya kelayar menjadi ke suatu berkas. Bahkan pemakai dapat juga mengatur agar hasil suatu perintah menjadi masukan bagi perintah yang lain.   
Judul: Shell UNIX dan Sejarahnya
Rating: 100% based on 9998 ratings. 9 user reviews.
Ditulis Oleh Seto Elkahfi

Terimakasih atas kunjungan beserta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan Saran dapat Anda sampaikan melalui Kotak komentar dibawah ini.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar :)