Berkenalan Dengan Fungsi jQuery, jQuery Function ($)

Posted by Seto Elkahfi on Monday, January 28, 2013

Fungsi jQuery - Bagi seorang pengamat JavaScript #halahhh.., inti dari library jQuery sebenarnya adalah fungsi jQuery (jQuery Function ($)). Fungsi ini adalah jantung dan jiwa dari jQuery dan digunakan dalam setiap baris kode ketika jQuery diimplementasikan. Sebagian besar developer dalam pengimplementasian (penerapan) jQuery menggunakan shortcut $() sebagai pengganti dari sintaks jQuery(). Hal ini untuk meringkas kode, seperti semboyan dari jQuery sendiri, Talk Less Do More #lhoooo.

Fungsi jQuery, jQuery Function ($)

 jquery-logo


Saya tidak akan terlalu jauh membahas teori pemrograman yang akan membuat fungsi jQuery ini terlihat semakin rumit, tapi pada pondasi dasarnya yaitu bagaimana membuat sebuah objek jQuery dan mengevaluasi ekspresi yang dikirimkan sebagai sebuah parameter. Inilah yang kemudian menentukan bagaimana respon atau tindakan yang harus diambil dan objek apa yang harus dimodifikasi oleh fungsi tersebut sesuai parameter tadi.

Perlu Diperhatikan

Catatan: Library JavaScript tertentu juga menggunakan fungsi $(), sehingga konflik mungkin dapat terjadi ketika kiita mencoba untuk menggunakan lebih dari satu library JavaScript secara bersamaan. jQuery menyediakan fungsi khusus untuk mencegah situasi ini dengan jQuery.noConflict(). Untuk informasi yang lebih lengkap, lihat http://docs.jquery.com/Core/jQuery.noConflict.

Memilih Elemen DOM Mengunakan Sintaks CSS

Kelebihan terpenting dan mendasar dari jQuery adalah pada selector engine-nya. Selector engine adalah cara sebuah script mengenali elemen DOM dalam sebuah dokumen HTML. Selanjutnya kita akan belajar berbagai metode yang berbeda dalam  memilih elemen dari Document Object Model (DOM) menggunakan jQuery.

Catatan: DOM adalah sekumpulan objek dan element yang membentuk HTML, XHTML, dan dokumen XML. DOM adalah platform dan bahasa independen, yang berarti bahwa pengembang dapat menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman (contoh JavaScript) untuk mengakses dan memodifikasi property dan informasi dari sebuah DOM pada berbagai platform (seperti web browser) tanpa masalah kompatibilitas.

Jenis-jenis Selector Pada jQuery

Salah satu fitur yang paling penting dan paling menarik dari jQuery adalah kemudahan yang pengembang dapatkan dalam memilih elemen DOM. Penggunaan pseudo-CSS selectors menambah daftar nilai lebih yang dimiliki jQuery dari library JavaScript yang lain. Pseudo-CSS memungkinkan pengembang untuk memilih elemen dalam dokumen HTML untuk kondisi-kondisi tertentu. Fitur ini akan sangat membantu bagi siapa saja, yang sebelumnya sudah familiar dengan selector CSS karena sintaks keduanya hampir identik.
Pada selector CSS, kita dapat memilih elemen DOM dengan berbagai metode, yaitu:
  • Basic selectors
  • Hierarchy selectors
  • Filters
  • Basic filters
  • Content filters
  • Visibility filters
  • Attribute filters
  • Child filters
  • Form filters

Kesimpulan


Pada dasarnya semua metode diatas digunkaan untuk mengakses elemen DOM pada sebuah halaman HTML. Jika sudah pernah dan familiar dengan CSS, maka untuk memahami selector pada jQuery cukup mudah, karena sebagian sintaks yang digunakan hampir sama.

Sekian penjelasan saya mengenai fungsi jQuery dan bagaimana dasar cara kerja jQuery dalam menghasilkan halaman website yang interaktif. Untuk penjelasan masing-masing metode di atas akan saya bahas pada postingan yang lain. Tetep update ya  , jangan lupa like, komentar, dan sharing kalau artikel di blog ini bermanfaat. See you…
Judul: Berkenalan Dengan Fungsi jQuery, jQuery Function ($)
Rating: 100% based on 9998 ratings. 9 user reviews.
Ditulis Oleh Seto Elkahfi

Terimakasih atas kunjungan beserta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan Saran dapat Anda sampaikan melalui Kotak komentar dibawah ini.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar :)